lihat juga

Sunday, January 13, 2013

Menghayati Makna Laaillaha Ilaa Allah

Menghayati Makna Laaillaha Ilaa Allah - sebatas ide dan pemikiran saya dalam menghayati dan memahami serta mengamalkan kalimat Tauhid Laa Illaha Ilaa Allah , secara pribadi dalam kehidupan sehari hari . Catatan ini sebatas pemikiran pribadi tentunya banyka kekurangan yang di dapati namun saya berharap jika ada kekurangan dalam catatan ini mudah mudahan bisa di benahi dan jika ada kebaikan mudah mudahan bisa bermanfaat untuk kita semua kemudian untuk di aplikasikan dalam kehidupan kita sehari hari sebagai amal untuk bekal di akherat nanti .

 Saya tidak membahas tentang adanya informasi bahwa siapapun yang pernah mengucapkan kalimat  Laa Illaha Ilaa Allah , walau sekali dalam seumur hidup maka dia akan masuk surga , Saya juga tidak membahas tentang bahwa  Laa Illaha Ilaa Allah , termasuk salah satu rukun islam , Saya Juga tidak membahas tentang Laa Illaha Ilaa Allah jika di baca sekian dengan hitungan dan cara tertentu bisa mendatangkan apa yang kita inginkan, karena semua itu jauh dari kemampuan saya secara pribadi , bahkan saya tidak mambahas tentang nilai hakekat atau filsafat di balik kalimat Laa Illaha Ilaa Allah karena saya jelas tidak mampu untuk mencapai hal tersebut .

Kembali lagi kepada kondisi pribadi saya sebagai orang fakir miskin bahkan bisa di bilang bodoh saya merasa beruntung dengan adanya kalimat Laa Illaha Ilaa Allah , banyak sekali yang aku dapati dari kalimat Laa Illaha Ilaa Allah ini dalam kehidupan saya pribadi dalam kegiatan saya sehari hari , contoh kecil saja ketika saya menulis artikel ini ,di mana ide terlintas begitu saja di pikiran saya ketika sedang dalam perjalanan pulang dari rumah orang tua , sebagai anak tertua , semenjak emaku di tinggal bapak bisa tidak bisa saya harus memberi perhatian ekstra supaya emak saya tetap sehat , tetap semangat , semampu saya untuk membuat emak saya bisa tersenyum syukur bisa tertawa .

Sebagai anak jika melihat orang tuanya sedih tentu ikut merasa menderita , tapi karena memang masalah kematian itu kan rahasia Allah , Tak mungkin aku meminta Allah untuk menghidupkan kembali bapaku karena kasihan melihat kesedihan mamaku , Hanya bisa diam ketika lihat emak meneteskan air mata keran mengenang bapak , hanya bisa membisu ketika melihat tatapan emak kosong akibat kesedihan mendalam , hanya bisa memotivasi dan mendampingi ketika melihat emak lemah lunglai dan lain sebagainya ,Jam 8 malam berlalu , aku harus pulang , aku pamit sama emak , ku salaman dan di ciumi mamak , tak lupa aku ucapkan sabar ya mak... , ku ucap salam kemudian aku keluar naik motor, di tengah perjalanan masih terbayang wajah emak dengan air matanya dan keluh kesahnya . dalam hati hanya bisa berdoa pada Allah mudah mudahan Masalah emak segera dapat petunjuk dari Allah .

 Kecepatan 40 km , motor aku laju, tak terasa air mataku juga mengalir , kalau boleh jujur sebenarnya saya juga bersedih atas meninggalnya bapak , tapi aku harus tegar dan sabar karena ada yang lebih merasa kehilangan yaitu emak, Motor masih berjalan hingga sampai tikungan masuk ke arah tempat yang aku tuju , jalan raya ramai berganti jalan rusak di perkampungan yang sepi gelap tidak ada lampu di pinggir jalan , mendadak hatiku tenang dan merasa riang , tanpa sadar bibirku mengucap kalimat Laa Illaha Ilaa Allah , sambil mengenang waktu mengiringi jasad bapaku ke pemakaman , awalnya biasa saja aku mengucapkan kalimat Laa Illaha Ilaa Allah ini , sampai akhirnya aku melewati sebuah pemakaman , dan aku tengok pemakaman tersebut sambil terus mengucapkan Laa Illaha Ilaa Allah , makin tenang makin damai dan mataku semakin ringan .

 Kisah di atas kisah nyata yang saya alami , saya bersyukur dalam kondisi galau gundah gulana Allah memberikan petunjuknya , subhanallah yang maha menyayangi hambanya , maha besar Allah yang maha mengawasi dan mengetahui setiap detak hati mahluknya. walau mahluk itu bodoh seperti saya , ketika aku lupa , ketika aku alpha beliu menggerkan bibir saya mengerakan  hati saya untuk mengingat keberadaanya dengan melalui ucapan Laa Illaha Ilaa Allah .

Tidak bisa aku simpulkan dengan ucapan tak bisa aku tuliskan dengan kata kata kecuali aku hanya berkata , Untung Aku Punya Allah , Untung Aku Dapat Petunjuk Allah dan masih banyak untung untung lainya . pelajaran terbesar dari kejadian ini , yang bisa saya sampaikan Adalah Bahwa benar adanya jika Allah itu maha mengetahui persoalan Hambanya . Dalam perjalanan aku tidak ada teman yang aku ajak curhat , muka aku tutup helm air mata mengalir tidak ada yang tahu , subhanallah , Allah tahu air mataku, Allah dengar Jeritan Hatiku dan Allah juga memberi solusi dengan menggerakan Bibirku Untuk Mengucapkan Dan Menghayati Makna Laaillaha Ilaa Allah\.

azizIni Kisah nyata pribadi , saya yakin ada kisah nyata lainya dengan masalah yang berbeda dan dengan solusi berbeda pula, akhir kata mari kita saling berdoa dan mendoakan semoga selalu dalam perlindungan Allah . amin.....  
Saya Aziz Beran Ngawi Jawa Timur
Karang Asri Dusun Suko 

ads

Ditulis Oleh : erhan ahong Hari: 7:20 AM Kategori:

0 comments:

Post a Comment

surf