Monday, June 27, 2011

Pernat: "Semua Salah Bridgestone!"

Grand Prix Belanda memang bukan merupakan balapan MotoGP yang terlalu seru, tapi cukup memberikan beberapa topik menarik untuk didiskusikan menjelang balapan di Mugello nanti.

Seperti yang kita harapkan, Carlo Pernat menuding ban Bridgestone yang sebelumnya telah bermasalah sejak balapan di Silverstone. Langsung saja kita simak komentar manajer kawakan asal Italia ini.

"Grand Prix ini sangat dipengaruhi oleh insiden antara Sic dan Lorenzo, yang mana sebenarnya hanya suatu insiden dalam balapan yang sebenarnya bisa dihindari oleh Marco jika dia lebih hati-hati dan sabar. Jika dia tidak terjatuh, menurutku Lorenzo yang akan memenangkan balapan dan bertarung dengan Spies. Pembalap-pembalap Yamaha sangat kencang dan superior jika dibandingkan dengan pembalap-pembalap Honda. Aku fikir Stoner juga selangkah lebih maju dalam mengontrol mentalnya. Dia membalap dengan terkontrol, aku memberinya nilai penuh karena dia sadar kalau tidak bisa mendapatkan Spies dan lebih baik untuk bertahan di posisi kedua."

"Mengenai Ducati, mereka telah melakukan usaha yang sangat besar. Aku tidak tahu apakah mereka mengerjakan hal yang tepat, ternyata mereka melakukan hal yang tepat. Jarak ke pemenang balapan yaitu 30 detik, masih terlalu jauh. Dan aku tidak akan memberikan nilai yang bagus untuk Bridgestone: Capirossi meminta untuk menggunakan komponen ban lain, dan Bridgestone mengatakan 'No.' Kemudian, ketika Bridgestone mengatakan 'Yes,' Honda langsung menggagalkan ide itu karena ban tersebut belum diuji. Tapi faktanya adalah masalah ban telah menyebabkan beberapa pembalap cidera dan itu tidaklah bagus."

No comments:

Post a Comment