lihat juga

Monday, April 29, 2013

Didaulat Jadi Kapten, Ini Perasaan Ranocchia

 Andrea Ranocchia. (Foto: Reuters)
SISILIA – Habis jatuh tertimpa tangga pula, tampaknya itulah yang kini tengah dialami Inter Milan. Takluk 1-0 di tangan Palermo pada lanjutan Serie A, Nerazzurri pun harus kehilangan sang kapten, Javier Zanetti hingga musim ini berakhir.

Baru bermain 17 menit, kapten yang akan berusia 40 tahun pada Agustus mendatang itu harus ditandu keluar lapangan akibat mengalami benturan dengan bek Rosanero, Salvatore Aronica. Berdasarkan hasil medis, Zanetti mengalami cedera pada tendon Achillesnya.

Andrea Ranocchia pun didaulat untuk mengemban tugas kapten. Menjadi seorang kapten di klub sekaliber Inter merupakan kebanggaan tersendiri, pun demikian halnya dengan pemain berusia 25 tahun itu, meski tak dapat dipungkiri bahwa ada sisi hatinya yang sedih.

Kesedihannya itu tak lain karena cederanya Zanetti yang dipastikan hingga delapan bulan ke depan. Dokter yang menangani Zanetti, Dr. Piero Volpi bahkan mencemaskan cedera tersebut akan memaksa sang kapten pensiun.

“Ini merupakan suatu kehormatan mengenakan ban kapten. Namun, di luar itu, ada sebuah kutukan: kami harus kehilangan pemain di setiap pertandingan,” tutur Ranoccia, seperti dilansir Inter Channel.

“Kami sangat menyesal terkait cederanya Pupi (panggilan akrab Zanetti). Dia merupakan seorang pemimpin tim. Masih ada empat laga tersisa dan sekarang kami harus memberikan segalanya untuk dia,” tutup pria Italia itu.

Hal senada juga diungkapkan gelandang serang La Beneamata, Ricky Alvarez. Akan tetapi pemain asal Argentina itu tidak terlalu banyak berkomentar sebelum mengetahui kabar terkini mengenai kondisi sang kapten.

“Cedera Zanetti? Itu hal yang kami semua tidak menginginkan. Namun, kami tidak mau mendiskusikan hingga tahu bagaimana kondisi dia sebenarnya,” kata Alvarez. (okezone.com)
 

ads

Ditulis Oleh : erhan ahong Hari: 12:32 AM Kategori:

0 comments:

Post a Comment

surf